Mendoakan Leluhur

Posted on

Lambang MH

Di Jawa ini sudah menjadi tradisi penduduk dari semua agama dan aliran kepercayaan untuk mendoakan para leluhur secara berkala pada hari-hari tertentu. Di agama Islam, disebutkan ajaran yang menghimbau untuk mendoakan ayah bin pulan binti pulan dan ibu bin pulan binti pulan. Tidak ada himbauan agar mendoakan juga kakek, nenek, buyut, cicit, canggah, gantung siwur dan leluhur di atasnya. Selain doa kepada almarhum ayah dan ibu, ada juga doa Qunut untuk mendoakan umat secara umum,  dan dibatasi hanya kepada kaum muslim dan mukmin, artinya hanya untuk orang Islam saja. Selain doa Qunut ada juga doa Arwah, yang berisi pembacaan surah Al-Fatihah, Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Naas, Al-Fatihah dan sebagian dari surah Al-Baqarah yang ditujukan kepada satu atau beberapa arwah tertentu sesuai dengan nama-nama yang dibacakan.

Lihat pos aslinya 473 kata lagi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s